*** Betah didalam Rumah**

Desember 16th, 2010 by yullia

Artikel Keluarga Sakinah

Rumah adalah habitat terbaik bagi seorang muslimah, di sana dia meraih ketenangan dan ketentraman, di sana dia merengkuh kebahagiaan bersama keluarganya, di sana dia menumbuhkan cinta dan kasihnya, di sana dia mendidik diri dan buah hatinya, di sana dia menegakkan nilai-nilai Tuhannya, di sana dia menerapkan ajaran-ajaran agamanya, di sana dia membina sebuah masyarakat kecil mandiri, di sana dia menjaga dan melindungi dirinya, di sana dia mewujudkan segala impian dan angan-angannya, di sana dia melakukan dan merencanakan segalanya. Semua itu menjadikan rumah habitat terbaik baginya.

Namun demikian rasa bosan sering timbul, rasa jenuh acap kali muncul, rasa jemu tidak jarang mendera karena keberadaan di rumah. Dalam batas-batas tertentu wajar karena jenuh dan bosan merupakan pembawaan yang menempel pada setiap manusia, di samping hal ini kembali kepada penyebabnya secara umum yaitu rutinitas yang datar dan aktivitas monoton serta lingkungan yang menjadi sasaran pandangan mata tidak berubah, kamar tidur, dapur, tembok dan jendela rumah, plus kegiatan-kegiatan rumah yang sehari-harinya itu-itu saja dan hampir tidak berubah.

Bukan merupakan persoalan jika kebosanan ini datang sesaat lalu pergi lagi, itu wajar, tidak hanya yang di rumah yang mengalami hal itu, yang di luar pun akan mengalaminya, namun akan menjadi masalah jika kejenuhan datang namun ia tidak kunjung mau pergi walaupun sudah diusir dengan berbagai cara, dari yang halus hingga yang kasar, akibatnya hidup terasa kurang nyaman, ibarat masakan tidak bergaram. Jika demikian maka jangan bosan untuk membaca yang berikut ini.

1- Di rumah sebagai pilihan

Dan sudah barang tentu Anda sudah mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinannya termasuk rasa bosan yang sewaktu-waktu datang menyerang. Karena pilihan untuk di rumah adalah pilihan Anda sendiri, kesadaran Anda sendiri sebagai muslimah dengan harapan bisa mewujudkan beberapa sisi positif dari keberadaan Anda di rumah. Dari sini, karena ia merupakan pilihan atas dasar keadaran maka Anda mestinya telah siap memikul rasa jenuh ini. Sebaliknya jika Anda memilih keluar rumah dalam arti mencari kesibukan di luar, bukan jaminan Anda akan bebas dari perasaan ini.

2- Motivasi Anda di rumah

Bertanyalah kepada diri, apa yang mendorong dan memotivasi saya untuk memilih berada di rumah? Sebagai seorang muslimah, segala tindak-tanduknya termotivasi oleh keinginan meraih pahala dan ridha dari Allah Ta’ala. Jika memang demikian motivasi Anda dan seharusnya memang demikian karena secara prinsip memang ada anjuran dari agama kepada muslimah untuk itu, maka hal ini perlu Anda ingat dan perbarui pada saat Anda merasa bosan. Katakan pada diri, saya di rumah adalah demi kebaikan dan keseimbangan diri, suami dan anak-anak, semua itu karena melaksanakan apa yang diridhai oleh Allah Ta’ala, niscaya hal itu, minimal dan paling tidak, dalam batas-batas tertentu, akan menyusutkan rasa bosan Anda.

3- Merubah rutinitas

Rutinitas lebih-lebih yang monoton sering menjadi pemicu kebosanan, ini artinya jika ia terjadi pada Anda maka Anda perlu walaupun hanya sedikit merubah rutinitas tersebut atau merubah apa-apa yang bisa dirubah dari rumah Anda, terkadang sedikit perubahan memberi arti yang cukup signifikan, pergeseran posisi suatu benda di dalam rumah menciptakan pemandangan baru, cobalah ubah atau geser posisi ranjang tidur atau kursi tamu, atau tata ulang dapur Anda, sepertinya sepele namun tidak ada salahnya dicoba kan? Atau selama ini Anda mencuci di pagi hari, tidak ada salahnya sesekali dilakukan disiang atau sore hari. Atau selama ini Anda memasak sendiri, tidak ada salah seret suami untuk ikut, walaupun dia tidak bisa namun minimal meramaikan dapur, siapa tahu setelah itu dia malah jadi suka ke dapur, bukankah Anda jadi terbantu?

4- Menganggap biasa

Wajar dan lumrah kalau manusia sesekali bosan, selama kita adalah manusia dan siapa pun pasti pernah mengalami, anggaplah sebagai suatu kewajaran, jangan terlalu dipikirkan sehingga Anda justru malah pusing dan jenuh karena memikirkan kebosanan, akibatnya kebosanan pertama belum pergi, sudah datang kebosanan baru akibat memikirkan kebosanan yang pertama, numpuk-numpuk jadinya.

5- Turuti dan ikuti

Tidak ada salahnya Anda sesekali menuruti rasa bosan Anda, anggap saja hal ini sebagai masa jeda atau rehat, jika Anda bosan memasak misalnya, ya sesekali tidak masak, beli saja di warung dan setelah Anda mengetahui bahwa masakan warung tidak sesuai dengan lidah Anda maka Anda akan kembali ingin memasak. Sesekali biarkan diri Anda membebaskan diri dari kesibukan rumah, minta pengertian suami, dorong anak yang mungkin sudah mampu mengurusi dirnya untuk lebih mandiri mengusrusi dirinya sehingga Anda bisa santai, tapi ingat hanya sesekali, sebab kalau ini sering Anda lakukan maka Anda akan bosan sendiri, akhirnya Anda mengatasi kebosanan dengan kebosanan.

6- Tidak perlu mengukur diri dengan orang lain

Karena diri saya adalah diri saya dan orang lain adalah orang lain, belum tentu apa yang membuat saya bosan membuatnya bosan atau sebaliknya, belum tentu orang yang kita pandang begini dia benar-benar begini, bisa saja dia begitu karena kita hanya tahu darinya sebatas apa yang nampak darinya dan apa yang nampak bukan barometer pasti. Mungkin salah satu dari kita berpikir, enaknya si anu, pagi dia berangkat kerja, pulang sore. Nyamanya si ini, dia punya kesibukan begini dan begini. Terkadang itu yang terpikir di benak sebagian dari kita, padahal tanpa kita tahu orang yang menurut kita enak dan nyaman itu juga berpikir, enaknya si anu, dia cukup berada di rumah, tidak perlu bersusah payah berangkat kerja dan keluar rumah, tidak perlu berpanas-panas dan berhujan-hujan, tidak perlu berdesak-desakan di angkutan umum dan sebagainya. Jadi kalau Anda merasa bosan lalu menganggap orang lain tidak bosan sehingga selalu mengukur diri dengannya maka hal ini justru akan menimbulkan kebosanan baru. Cukup ukur diri Anda dari diri Anda sendiri. Bolehlah sesekali menengok orang lain namun hal itu bukan segalanya.

7- Bertemu kawan

Dengan ziarah kepadanya atau dengan mengundangnya ke rumah, dengan pertemuan sesama saudara seperti ini, saling bertukar kabar, saling bercerita pengalaman, saling memberi hadiah walaupun hanya sekedar makanan ringan yang harganya tidak seberapa, saling memperhatikan anak masing-masing bermain, akan menciptakan suasana baru yang diharapkan bisa menetralisir rasa bosan Anda, namun satu hal yang perlu diperhatikan, tidak perlu berlebih-lebihan dalam hal ini sehingga yang terjadi Anda keluar masuk rumah orang dengan alasan menghilangkan kebosanan yang ujung-ujungnya menimbulkan kebosanan baru atau orang yang Anda datangi justru merasa bosan karena seringnya Anda nongol di depan rumahnya. Wallahu a’lam. (Izzudin Karimi)

»~« WANITA »~«

Agustus 3rd, 2010 by yullia
  • ‎​Wanita adalah:

1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak”mu, walau dengan penuh rasa sakit.
3. ‎Orang yang merawatmu sampai tua.
4. Orang yang akan merawatmu pd saat kau sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh” bahkan

beratus” kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan ia membuang egonya

demi bersamamu. Bahkan saat kau menyakitinya, ia tetap berada ϑî sampingmu..

»~»Kisah Ibu Menangis«~«

Mei 15th, 2010 by yullia

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya, “Mengapa engkau menangis?” “Kerana aku seorang wanita”, kata sang ibu kepadanya. “Aku tidak mengerti”, kata anak itu. Ibunya hanya memeluknya dan berkata,”Dan kau tak akan pernah mengerti” Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, “Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?” “Semua wanita menangis tanpa alasan”, hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya. Anak laki-laki kecil itu pun lalu membesar menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita suka menangis. Akhirnya ia mendapat petunjuk dari Tuhan, Antara bisikan yang didengarinya adalah:

1. “Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan ”

2. “Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya ”

3. “Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh ”

4. “Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya ”

5. “Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya ”

6. “Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu ”

7. “Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan walaupun kadangkala dia tidak memerlukannya.”

Tahukah kamu: Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya – tempat dimana cinta itu ada.

“Source : iLuvislam.comOleh : shran_86 Editor : ibnulatefShared By Catatan Catatan Islami Pages

” ΐƭ’ƨ ɑ lovεƖy ϑɑƴ ♥”‎​‎

Mei 5th, 2010 by yullia

​‎​Apa yang anda rasakan hari ini merupakan benih-benih yang anda lewati hari-hari sebelumnya,

tanamkan benih-benih kebaikan,
siramilah dan berilah pupuk dengan kebaikan…
karena apa yang anda tabur itulah yang akan anda tuai. .‎​

♥Melukis kekuatan melalui proses kehidupan

♥Bersabar saat tertekan

♥Tersenyum di saat hati menangis

♥Diam saat terhina

♥Mempesona krn memaafkan

♥Mengasihi tanpa pamrih

♥Bertambah kuat di dlm doa & pengharapan

§yчKù®ï ɑα Yg αϑα, ♓îϑч ɑϑαLå♓ ɑИчgέ®α♓..

*** I hate seeing you sad :) *** ‎​‎​‎​‎​

Mei 1st, 2010 by yullia

‎​‎​Kita tak bisa menghentikan hujan atau menutup terik matahari dgn awan,
Tapi kita bisa menggunakan payung.

Kita tak bisa merubah arah angin namun kita dapat menyetir layar perahu.

Kita tak mungkin mencabut semua duri-duri di semua jalan namun kita bisa mengenakan alas kaki yg tebal.

Kita tdk bisa menutup mulut semua orang namun kita bisa belajar tuli.

Kita tidak perlu susah2 merubah keadaan & tak perlu buang waktu merubah orang lain.

Yang perlu kita ubah adalah hati kita.
Kalau hati berubah, keadaan akan berubah.

Kalau hati menjadi baik, ucapan & perilaku akan menjadi baik,

Tak perlu mendesak orang menjadi baik, orang2 akan menjadi baik dgn sendirinya…

~Kucari Jalan terbaik~

April 30th, 2010 by yullia

Sepanjang kita masih terus begini
tak kan pernah ada damai bersenandung
kemesraan antara kita berdua
sesungguhnya keterpaksaan saja…

senyum dan tawa hanya sekedar saja
sebagai pelengkap sempurnanya sandiwara
berawal dari manisnya kasih sayank
terlanjur kita hanyut dan terbuai

ku coba bertahan
mendampingi dirimu
walau kadang kala
tak seiring jalan

ku cari dan selalu kucari
jalan terbaik
agar tiada penyesalan
dan air mata….

=¤=TAHUKAH KITA..??? =¤=

April 30th, 2010 by yullia

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang.

Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.

Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi.

Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.

Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita.

Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.

Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa mengoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan.

Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.

Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam.

Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.

Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah…

~Indahnya persahabatan~

April 29th, 2010 by yullia

Butuh 1 menit tuk membenci seseorang..

Butuh 1 detik tuk menyakitin seseorang..

Tapi butuh seumur hidup tuk mencari seseorang teman sejati..

Berapa lama kita akan berteman???
Coba aku pikir…???

* Selama bintang bersinar di langit?

* Sampe lautan kehabisan air?

* Sampe akhir usia?

Aku tidak berharap tuk jadi seseorang terpenting dalam hidupmu,

Aku cuma berharap suatu hari nanti kalo kamu dengar namaku kamu akan tersenyum dan bilang:

:) “Dia itu SAHABAT AKU.”,

:)” JUGA TEMAN TERBAIKKU.” ‎

*290410*

»Arti sebuah persahabatan«

April 28th, 2010 by yullia

Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di
Sekeliling kita, kita PD melakukan apa saja.

Waktu kita tak berdaya, barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati kita.

Tapi waktu kita down, kita
baru sadar selama ini siapa saja teman yg hanya memperalat & menggunakan kita…

Waktu kita sakit,
kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.

Manakala kita miskin,
kita baru tahu jadi org harus banyak memberi / bersedekah dan saling Membantu.

Ketika kita tua, kita baru tahu kalo masih banyak yg belum dikerjakan.

Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yg terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama² membuat HIDUP LEBIH BERHARGA, dgn:

- Saling menghargai
- Saling membantu dan memberi, -
- Saling mendukung utk kemajuan bersama dan
- Jadilah teman setia tanpa pamrih tanpa syarat…
- Jauhkan niat jahat utk mencelakai teman / memaksa seseorang melakukan suatu hal yg menyimpang utk kepentingan pribadi kita, believe in KARMA.

*280410*